POSGA (Posyandu Keluarga) Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, menyediakan layanan kesehatan terintegrasi untuk seluruh siklus hidup, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia. Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap bulan, termasuk pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini.

Jenis Layanan: Pemeriksaan kesehatan menyeluruh (balita hingga lansia), deteksi dini penyakit, dan layanan bagi ibu menyusui.
Tujuan: Meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar bagi warga Kendangsari.
Pelaksana: Program ini didukung oleh puskesmas setempat, seperti Posyandu Keluarga Lobak Kendangsari.

Warga Kelurahan Gunung Anyar kembali bergerak dan bersemangat dalam kegiatan Senam Jantung Sehat. Kegiatan ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga meningkatkan kebahagiaan, semangat kebersamaan, dan produktivitas. Senam Jantung Sehat ini dilakukan rutin setiap hari minggu mulai pukul 06.00 wib sd 07.30 bertempat di Halaman Kantor Kelurahan Gunung Anyar.

Melalui senam rutin, akan membuat tubuh kita tetap terjaga kebugaran jasmani, tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial, dan menikmati momen kebahagiaan bersama warga yang lain serta terjalin hubungan yang harmonis antar warga. Berawal dari badan yang sehat, produktivitas, kreativitas dan kesejahteraan mental dapat tercapai secara maksimal, sejalan dengan semboyan Mens Sana in Corpore Sano ( dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat ).
Tubuh bugar menjadi fondasi utama untuk berpikir jernih dan beraktivitas lancar, yang didukung oleh pola makan gizi seimbang, olahraga rutin, serta istirahat cukup.
Warga Aktif, Warga Produktif, Warga Bahagia!

UMKM Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, didukung aktif oleh pemerintah setempat melalui Pembentukan gerai UMKM yang berada di Kendangsari YKP IV no.1. Produk lokal unggulan meliputi kuliner olahan dan kerajinan tangan yang didorong untuk naik kelas melalui bazar rutin dan pendampingan pemasaran. Upaya ini bertujuan agar UMKM di Kendangsari lebih berdaya, mandiri, dan mampu bersaing secara lokal. 

PENUTUPAN SEKOLAH ORANG TUA HEBAT TAHUN 2025

 

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Tim Penggerak (TP) PKK secara resmi menutup rangkaian Wisuda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) 2025 yang diselenggarakan di gedung Graha UNESA. Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Surabaya, Bpk. Eri Cahyadi, bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya, Ibu Rini Indriyani.

 

SOTH sebagai Fondasi Kota Sejahtera

Dalam sambutannya, Wali Kota Eri Cahyadi menekankan bahwa peran orang tua adalah kunci utama dalam menentukan masa depan anak sekaligus kemajuan kota. Beliau berharap SOTH dapat menjaga konsistensi orang tua dalam membangun karakter anak yang kuat menghadapi tantangan masa depan.

“Jika kita ingin menjadikan kota ini sejahtera, maka harus dimulai dari keluarga terkecil kita. Saya berharap wisudawan SOTH menjadi kader penyebar kebaikan di lingkungannya masing-masing,” ujar Eri Cahyadi di Graha UNESA.

 

Capaian Luar Biasa Ribuan Peserta

Penutupan wisuda di UNESA ini merupakan titik puncak dari rangkaian prosesi kelulusan bagi ribuan orang tua di Surabaya. Total tercatat sekitar 10.770 peserta dan 5.670 pengelola SOTH yang dinyatakan lulus dalam periode ini.

Ibu Rini Indriyani, selaku Ketua TP PKK, menjelaskan bahwa SOTH adalah wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat untuk mengatasi isu krusial seperti stunting melalui pola asuh yang benar.

 

Manfaat Nyata bagi Orang Tua

Selama mengikuti program ini, para peserta mendapatkan materi mendalam mulai dari masa kehamilan hingga teknik pengasuhan di era digital. Salah satu manfaat yang dirasakan orang tua adalah perubahan cara menghadapi karakter anak yang berbeda-beda tanpa harus menggunakan kekerasan.

Dengan berakhirnya wisuda di UNESA ini, Pemkot Surabaya optimis bahwa para lulusan siap menjadi penggerak keluarga hebat untuk mewujudkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak Dunia.

 

Komitmen Kelurahan Tandes Tekan Angka Stunting

 

Lulusannya para orang tua dari Kelurahan Tandes ini menandai keberhasilan program edukasi pola asuh di tingkat akar rumput. Selama mengikuti SOTH di tingkat kelurahan, para ibu dan bapak dibekali ilmu mengenai pemenuhan gizi, stimulasi perkembangan anak, hingga pembentukan karakter.

Wali Kota Eri Cahyadi dalam arahannya menyatakan bahwa melalui peran orang tua di SOTH, Surabaya optimistis dapat mewujudkan zero stunting. “Para orang tua dari Tandes kini punya bekal untuk memastikan anak-anak mereka tumbuh sehat dan berakhlak mulia,” tuturnya.

 

Ibu Rini Indriyani memberikan apresiasi khusus kepada seluruh wisudawan, termasuk perwakilan dari Kelurahan Tandes. Menurutnya, kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi orang tua untuk mempraktikkan pola asuh positif di lingkungan rumah masing-masing.

Peserta dari Kelurahan Tandes pun mengaku bangga bisa mengikuti prosesi di gedung megah UNESA. Mereka merasa ilmu yang didapat sangat relevan, terutama dalam memahami psikologi anak tanpa harus menggunakan kekerasan.

 

Harapan untuk Masa Depan Tandes

Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan Tandes berharap para lulusan SOTH ini dapat menjadi motor penggerak bagi warga lainnya. Dengan adanya “Orang Tua Hebat” di setiap RW, Kelurahan Tandes diharapkan menjadi lingkungan yang lebih ramah anak dan mendukung tumbuh kembang generasi emas Surabaya.

 

Edukasi menjaga kesehatan reproduksi menjadi langkah penting dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Gunung Anyar Tambak pada Jumat(21/11/2025) dengan melibatkan Kader KSH Kelurahan Gunung Anyar Tambak.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, menghindari perilaku berisiko, serta memahami perubahan fisik dan psikologis pada masa remaja. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat, khususnya remaja, mampu menjaga kesehatan reproduksi demi masa depan yang lebih sehat.

“Menjaga kesehatan reproduksi bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga individu itu sendiri,” ujar Dokter Puskemas Gunung Anyar Tambak.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan reproduksi sebagai investasi masa depan.

Gropyokan KB (Keluarga Berencana) adalah salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Dalam gropyokan KB, para kader dan petugas kesehatan biasanya melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga untuk memberikan penyuluhan, informasi, dan layanan KB.

Gropyokan KB pagi ini dilaksanakan oleh para Kader IMP Kelurahan Kutisari dengan sasaran Pasangan Usia Subur ( PUS ) untuk menjadi aseptor KB dengan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).
#berencana itu keren✌🏻

Kegiatan SELANTANG menjadi ruang kebersamaan yang penuh makna bagi para lansia untuk terus menjaga kesehatan dan kualitas hidup. Salah satu kunci utama agar lansia tetap aktif, mandiri, dan berdaya adalah pemenuhan gizi yang optimal dan seimbang sesuai kebutuhan usia lanjut.

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, mulai dari menurunnya nafsu makan, daya cerna, hingga fungsi organ tubuh. Oleh karena itu, asupan gizi yang tepat menjadi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh, mencegah penyakit degeneratif, serta mempertahankan kekuatan otot dan tulang. Melalui kegiatan SELANTANG, para lansia diberikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, mineral, serta cairan yang cukup.

Menu gizi seimbang bagi lansia tidak harus mahal, namun perlu diolah dengan tepat dan bervariasi. Protein dari ikan, telur, dan kacang-kacangan membantu menjaga massa otot, sementara sayur dan buah berperan penting dalam melancarkan pencernaan serta meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, pembatasan gula, garam, dan lemak juga menjadi perhatian agar lansia terhindar dari risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

Melalui kegiatan SELANTANG, diharapkan para lansia semakin memahami bahwa menjaga gizi bukan hanya tentang makan, tetapi tentang merawat diri agar tetap sehat, bahagia, dan produktif. Dengan gizi optimal, lansia dapat terus menjalani hari tua yang lebih berkualitas, aktif bersosialisasi, serta menjadi teladan hidup sehat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

BULAK, SURABAYA – Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta mempererat silaturahmi, Kader Surabaya Hebat (KSH) bersama seluruh staf Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, menggelar kegiatan senam sehat bersama, Jum’at, 14 November 2025 pagi.
Kegiatan yang rutin dilakukan ini berlangsung meriah di halaman kantor Kelurahan Bulak. Sejak pukul 06.00 WIB, para kader KSH mengenakan pakaian olahraga seragam tampak bersemangat berkumpul bersama aparatur kelurahan.
Senam dipandu oleh instruktur lokal, dengan iringan musik yang energik, memacu adrenalin para peserta untuk bergerak bugar. KSH yang didampingi langsung oleh Lurah Bulak serta staf, menunjukkan kekompakan, mencerminkan sinergi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah setempat dalam menjaga kesehatan.
Lurah Bulak dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar olahraga fisik. “Ini adalah wadah konsolidasi. KSH adalah ujung tombak pelayanan di lapangan. Dengan tubuh yang sehat, kita harap pelayanan dan pendampingan kepada warga di wilayah Kelurahan Bulak semakin optimal,” ujarnya.
Kegiatan senam bersama ini juga menjadi momen penting bagi KSH untuk bertukar informasi terkait penanganan kesehatan warga, seperti pemantauan stunting, hipertensi, dan kesehatan lansia di wilayah Bulak.
“Seru sekali, bisa olahraga bareng staf kelurahan. Selain sehat, suasana jadi cair dan kita makin kompak,” ujar salah satu perwakilan KSH yang hadir.
Setelah senam, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi ringan, ditutup dengan foto bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan pola hidup sehat menjadi kebutuhan dan gaya hidup sehari-hari bagi seluruh elemen warga di Kelurahan Bulak.

Pada tanggal 12 November 2025, Bunda PAUD Kelurahan Embong Kaliasin bersama PPT Tunas Harapan Bangsa RW 11 melaksanakan kegiatan outing class. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Taman Harmoni yang berada di Jl. Keputih Tegal Timur II, dekat dengan kawasan kampus dan terminal Keputih. 

Outing class pada PAUD sendiri merupakan metode pembelajaran luar ruangan yang membawa anak didik belajar langsung di lingkungan yang nyata, seperti taman, kebun binatang, museum dan tempat umum lainnya. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk menghubungkan teori di kelas dengan pengalaman nyata, meningkatkan keberanian dan keterampilan sosial anak, serta menanamkan rasa cinta lingkungan. Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan dapat mengembangkan nilai moral (bersyukur/mengamati ciptaan Tuhan), kemampuan fisik-motorik, emosional (kerjasama),  dan kognitif (rasa ingin tahu).
Kegiatan tersebut dilaksanakan selain untuk pembelajaran luar ruangan, namun sekaligus juga dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Di mana anak-anak PAUD diajak untuk bermain di alam dan juga mewarnai gambar dari tokoh-tokoh pahlawan.

Kegiatan selantan yang rutin dilakukan setiap satu minggu di kelurahan kutisari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan lanjut usia tentang pentingnya kesehatan, pendidikan, dan kegiatan sosial, serta memperkuat hubungan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dalam usia lanjut, kita harus tetap aktif, sehat, dan bahagia. Oleh karena itu, kami mengajak Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk aktif terlibat dalam kegiatan ini dan berbagi pengalaman serta pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidup. Untuk materi hari ini tentang Oesteoporosis.

Apa itu Osteoporosis?
Osteoporosis adalah kondisi yang terjadi ketika tulang kehilangan kepadatan dan kekuatan, sehingga menjadi rapuh dan rentan terhadap patah. Tulang yang sehat memiliki struktur yang kuat dan padat, tetapi pada penderita osteoporosis, tulang menjadi lemah dan mudah patah.

Penyebab Osteoporosis
1. Penurunan kadar estrogen pada wanita menopause
2. Penurunan kadar testosteron pada pria
3. Kekurangan kalsium dan vitamin D
4. Kurang aktivitas fisik
5. Merokok dan konsumsi alkohol
6. Riwayat keluarga dengan osteoporosis

Gejala Osteoporosis
1. Tidak ada gejala awal
2. Nyeri punggung atau leher
3. Penurunan tinggi badan
4. Patah tulang

Pencegahan Osteoporosis
1. Konsumsi makanan yang kaya kalsium dan vitamin D
2. Berolahraga secara teratur
3. Tidak merokok dan tidak konsumsi alkohol
4. Mengontrol berat badan
5. Menghindari jatuh dan cedera

Pengobatan Osteoporosis
1. Obat-obatan untuk meningkatkan kepadatan tulang
2. Terapi hormon
3. Fisioterapi
4. Perubahan gaya hidup (makanan, olahraga, dll.)

Tips untuk Mencegah Osteoporosis
1. Konsumsi kalsium dan vitamin D yang cukup
2. Berolahraga secara teratur
3. Tidak merokok dan tidak konsumsi alkohol
4. Mengontrol berat badan
5. Menghindari jatuh dan cedera

Demikian kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi kita semua.