Gropyokan KB adalah program intensif pemerintah, seringkali digerakkan oleh kader IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan) atau Puskesmas, untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelayanan keluarga berencana dan alat kontrasepsi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesehatan ibu/anak, mengendalikan kelahiran, serta mewujudkan keluarga kecil yang sejahtera melalui pendekatan langsung kepada warga. Dan tak jarang para kader langsung datang ke rumah warga untuk memudahkan memberikan penyuluhan.

Senam bersama lansia Kelurahan Pradah Kalikendal sebagai upaya menjaga kebugaran, kesehatan, dan semangat hidup di usia emas. 
Sehat bersama, bahagia bersama.

Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) adalah program pendidikan non-formal dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia dengan menjadikan mereka tetap Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif. Program ini memberikan informasi dan pelatihan seputar kesehatan fisik dan mental, keterampilan, serta ruang untuk interaksi sosial agar lansia dapat menjalani usia senja dengan bahagia dan berdaya.

Tujuan utama Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) adalah:

Kegiatan dalam program Selantang meliputi :

Adapun Kegiatan Selantang sebanyak 12 Pertemuan dengan Materi yang diberikan antara lain :

Pertemuan ke 1 : Spiritual / Terapi Ibadah / Terapi Syukur, Narasumber oleh Camat/Lurah.

Pertemuan ke 2 : 7 Dimensi Lansia Tangguh dan 8 Fungsi Keluarga, Narasumber oleh PKK Kota / PKK Kecamatan.

Pertemuan ke 3 : Gangguan Psikologi pada Lansia, Stress, dan Kesepian, Narasumber oleh Dinas Kesehatan / Puskesmas.

Pertemuan ke 4 : Mengenali Penyakit Hipertensi, Stroke dan Jantung, Narasumber oleh Dinas Kesehatan / Puskesmas.

Pertemuan ke 5 : Gizi Lansia dan Gizi Keluarga, Narasumber oleh Dinas Kesehatan / Puskesmas.

Pertemuan ke 6 : Perlunya meningkatkan hobi kegiatan bertani dan berkebun (Vokasional), Narasumber oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya.

Pertemuan ke 7 : Kewirausahaan Lansia, Motivasi, dan Pemberdayaan Lansia Narasumber oleh PKB / Kader BKL.

Pertemuan ke 8 : Pertolongan Pertama pada Kondisi Darurat Narasumber oleh PKB / Kader BKL.

Pertemuan ke 9 : Diabetes dan Senam Kaki Diabetes Narasumber oleh Dinas Kesehatan / Puskesmas.

Pertemuan ke 10 : Osteoporosis dan Olahraga Narasumber oleh Dinas Kesehatan / Puskesmas.

Pertemuan ke 11 : Wisata dan Evaluasi Narasumber oleh PKB/DP3APPKB/Kecamatan.

Pertemuan ke 12 : Wisuda Narasumber oleh PKB/PKK/DP3APPKB/Kecamatan.

Dengan adanya kegiatan Selantang ini diharapkan Lansia Sehat secara fisik, sosial dan mental melalui siklus hidup yang Aktif, Produktif, dan Mandiri sehingga tetap bermartabat sepanjang hayat.

 

 

Pagi yang cerah ini di belakang Balai RW 3 Kelurahan Kebonsari terasa sangat indah melihat selada hijau. Setelah menunggu sebulan waktu panen tiba. Lurah bersama Kelompok Tani Lestari RW 3 dan beberapa warga panen selada. Selada memiliki manfaat yang sangat beragam, mulai dari menjaga kesehatan mata(karena Vitamin A) dan Tulang (karena Vitamin K), tinggi akan serat sehingga baik untuk pencernaan, hingga dapat membantu mengonytrol berat badan karena rendah kalori dan tinggi air. Selada juga efektif mencegah dehidrasi, meningkatkan daya tahan tubuh, dan baik untuk menjaga kesehatan jantung serta mengurangi risiko kanker. Panen selada ini adalah salah satu bentuk pemanfaatan lahan kosong di Wilayah RW 3 Kelurahan Kebonsari oleh Kelompok Tani Lestari.  Hasil panen ini diharapkan bisa menjadi salah satu contoh ketahanan pangan di Wilayah Kelurahan Kebonsari. Selada hasil panen ini akan dijual ke warga sekitar. diharapkan panen yang sangat baik hasilnya ini bisa terus mempertahankan kualitas, menambah kuantitas, dan dapat menghasilkan jenis sayuran lainnya.

UMKM Kelurahan Pradah Kalikendal dilaksanakan sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan warga. UMKM merupakan salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam menggerakkan perekonomian lokal dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga di wilayah Kelurahan Pradah Kalikendal. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diberikan ruang untuk mempromosikan produk unggulan, menampilkan hasil kreativitas, serta memperkenalkan berbagai inovasi usaha kepada masyarakat luas. Selain sebagai sarana promosi, kegiatan UMKM ini juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha, baik dari segi kualitas produk, pengemasan, hingga pemasaran.

Dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak usia sekolah di wilayah Kelurahan Pradah Kalikendal. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban orang tua serta memotivasi anak-anak agar lebih semangat dalam mengikuti kegiatan belajar. Dalam kegiatan ini, perlengkapan sekolah yang dibagikan meliputi kebutuhan dasar belajar seperti tas, buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan penunjang lainnya. Penyaluran dilakukan secara tertib dan tepat sasaran kepada para siswa yang membutuhkan, dengan melibatkan pihak kelurahan, kader, serta unsur masyarakat setempat.

Tim Penggerak PKK Kelurahan terdiri dari sejumlah perempuan yang telah terpilih secara demokratis untuk menjadi penggerak pembangunan di tingkat kelurahan .

Mereka memiliki peran penting dalam  mengkoordinasikan dan memfasilitasi program-program pembangunan yang dilakukan oleh PKK di tingkat desa, serta membantu meningkatkan peran perempuan dan keluarga dalam pembangunan.

Agar selalu dapat meningkatkan partisipasinya dalam pembangunan desa, Tim Penggerak PKK secara rutin menyelenggarakan pertemuan di tingkat desa.

Pada pertemuan rutin Tim Penggerak PKK Selasa, 31 Januari 2026 di Pendopo Kelurahan Margorejo, dengan susunan acara sebagai berikut :

Pertemuan yang diikuti Ketua PKK tingkat Kelurahan ini dipimpin oleh Ketua PKK Kelurahan Margorejo Dra. Sri Wilujeng, juga dihadiri oleh Pembina PKK Kelurahan Margorejo  yakni Lurah Margorejo Rury Damayanti, SH, MH.

Upaya untuk mendampingi keluarga berisiko Stunting  di tingkat desa/kelurahan. Salah satunya melalui Sosialisasi dan membentuk TPK Pendamping Keluarga yang dilaksanankan di RW 1 Simolawang, kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. TPK atau disebut Tim Pendamping Keluarga, tim bentukan BKKBN ( Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ). TPK fokus pada edukasi, penyuluhan, dan fasilitas rujukan bagi calon pengantin, ibu hamil, dan balita, yang bertujuan mengurangi angka stunting di Indonesia.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Pegawai BKKBN, Ketua dan anggota TP PKK Kelurahan Simolawang. Dan menjabarkan secara rnci, tugas TPK yaitu :

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat agar menjadi langkah strategi dalam mengurangi permasalahan kelurga di wilayah Simokerto.

Pada hari Selasa, 7 Januari 2025 bertempat di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya telah berlangsung acara Rapat Koordinasi Kerjasama Magang Bagi Mahasiswa Pendidikan Psikologi.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3APPKB Ibu Thussy Apriliyandari, S.E., M.PSDM hadir dalam acara rapat kali ini sebagai perwakilan dari DP3APPKB.

Adapun tujuan dari rapat kali ini adalah membahas tentang kerjasama antar instansi yaitu Pemerintah Kota Surabaya dengan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga dalam mengakomodir kebutuhan Mahasiswa Psikologi dalam program pemagangan dengan mengaktualisasikan ilmu psikologi yg didapat di dunia kampus dengan terjun langsung pada masyarakat Kota Surabaya.

Diharapkan dengan kerjasama secara holistik integratif ini dapat memberikan output yang baik kepada Masyarakat Kota Surabaya pada umumnya dan pendampingan psikologi serta psikoedukasi pada khususnya dalam mewujudkan keluarga bahagia surabaya.

PUSPAGA SURABAYA
Inspirasi Keluarga Berkualitas

Pada Jumat, 3 Januari 2025, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya bapak Ir. Yusuf Masruh, M.M, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Surabaya ibu Thussy Apriliyandari, S.E., M.PSM serta pengurus Pokja Bunda PAUD Kota Surabaya menghadiri kegiatan rapat finalisasi program kerja tahun 2025. Agenda ini bertujuan menciptakan pendidikan anak usia dini (PAUD) yang inovatif, komprehensif, dan realistis, guna mendukung tercapainya generasi emas Indonesia 2045. Kegiatan ini dilaksanakan di Grha Bunda PAUD Kota Surabaya.

Program kerja tahun ini difokuskan pada empat aspek utama:
1. Peningkatan Mutu Pendidikan PAUD: Melalui pengembangan kurikulum inovatif, pelatihan pendidik, dan pengadaan fasilitas belajar yang memadai, kualitas pendidikan anak usia dini akan terus ditingkatkan.
2. Penguatan Peran Orang Tua: Berbagai inisiatif seperti sosialisasi parenting dan pengembangan aplikasi pembelajaran rumah dirancang untuk mendukung orang tua sebagai mitra utama pendidikan.
3. Kolaborasi Lintas Sektor: Kerjasama dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan implementasi program-program strategis.
4. Inovasi Berbasis Teknologi: Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran akan terus dioptimalkan melalui platform digital, aplikasi pembelajaran, hingga media interaktif.

Rangkaian program lainnya seperti sosialisasi Gerakan “Ayo ke PAUD,” pelatihan STEM (Sains, Teknologi dan Matematika) sejak usia dini, hingga kampanye perlindungan hak anak, menjadi bukti komitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dengan semangat sinergi dan kolaborasi, seluruh pengurus Pokja Bunda PAUD berkomitmen untuk bekerja bersama demi mewujudkan Surabaya sebagai kota ramah anak dengan pendidikan PAUD berkualitas. Karena pendidikan yang baik sejak dini adalah investasi terbaik untuk masa depan.

Mari bersama mendukung langkah besar ini untuk Kota Surabaya yang lebih cerah!