Gropyokan KB adalah program intensif pemerintah, seringkali digerakkan oleh kader IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan) atau Puskesmas, untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelayanan keluarga berencana dan alat kontrasepsi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesehatan ibu/anak, mengendalikan kelahiran, serta mewujudkan keluarga kecil yang sejahtera melalui pendekatan langsung kepada warga. Dan tak jarang para kader langsung datang ke rumah warga untuk memudahkan memberikan penyuluhan.
Sekolah Perempuan adalah wadah pembelajaran bagi perempuan kelompok rentan/lainnya dengan tujuan memperkuat konsep dan motivasi diri dalam lingkungan sosial. Melalui pendekatan yang praktis dan interaktif, pembelajaran ini akan membantu peserta menjadi individu yang lebih percaya diri serta sadar dan berdaya dalam bidang politik ,hukum, sosial budaya dan mandiri dalam bidang ekonomi melalui pelatihan teknis dan ketrampilan dalam sekolah perempuan informal Kota Surabaya.
Tujuan dari program Sekoper adalah untuk mendapatkan pelatihan ketrampilan dalam bidang ekonomi mendukung kemandirian dalam meningkatkan ekonomi keluarga untuk ketahanan keluarga dalam mewujudkan keluarga berkualitas.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11-12 September 2025 bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 1 Kecamatan Rungkut dengan sasaran peserta perempuan kepala keluarga miskin/perempuan miskin atau pra miskin penduduk ber NIK Kota Surabaya sesuai data aplikasi sayang warga sejumlah 2 orang yang berasal dari Kelurahan Rungkut Tengah.
Kegiatan sekolah perempuan ini memberikan dampak positif bagi peserta, baik dalam hal pengetahuan konsep dan manajemen diri, keberanian menyampaikan aspirasi dalam forum wilayah dan tampil di ruang publik, memahami perannya dalam bidang politik, hukum, sosial budaya dan penekanannya pada kemandirian ekonomi serta diharapkan program ini dapat dilanjutkan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program kelurahan dan kecamatan lainnya
Halo, Keluarga Bahagia Surabaya!
Kelas Parenting Puspaga hadir kembali dengan Opening Speaker Kepala Bidang PPA DP3APPKB Ibu Thussy Apriliyandari, S.E., M.PSDM, Narasumber Dosen PG Paud Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Ibu Isabella Hasiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Moderator Konselor Puspaga Surabaya Tabitha Neema, S.Psi. Adapun judul kelas parenting kali ini adalah: "Mengasuh Tanpa Emosi, Membimbing Dengan Empati".
Seringkali orangtua tanpa sadar melampiaskan emosi negatifnya kepada anak dalam proses pengasuhan. Tanpa mereka sadari anak akan merekam itu semua dan menjadikan mereka tidak mau dekat dengan orangtuanya. Bukan berarti orangtua tidak boleh memarahi anak, justru orangtua yang tidak pernah marah dan mengarahkan anak akan membuat anak kurang bisa menghargai aturan dan norma yang berlaku karena tidak ada yang melarang dan mengarahkan ke arah yang benar. Namun dalam proses marah dan mengarahkan anak tersebut, tentu ada cara yang positif dan lebih berempati.
Mengapa dalam pengasuhan orangtua harus bisa mengontrol emosi? Bagaimana cara membimbing anak menggunakan empati? Yuk ikut kelas parenting ini karena akan dibahas secara mendalam oleh ahlinya. Catat waktu dan tanggalnya ya agar tidak terlewatkan:
Selasa, 9 Agustus 2025
15.00 WIB – Selesai
LIVE ON ZOOM MEETING
ID: 505 426 0024
Password: surabaya25
PUSPAGA SURABAYA
Inspirasi Keluarga Berkualitas
Halo, Keluarga Bahagia Surabaya!
Infografis kali ini kita akan membahas terkait fenomena sunat pada perempuan. Sunat pada perempuan atau yang lebih terkenal dengan istilah FGM (Female Genital Mutilation) adalah semua prosedur yang melibatkan penghilangan sebagian atau seluruh organ genitalia eksternal perempuan atau tindakan lain yang merusak organ genitalia perempuan tanpa alasan medis.
Praktik ini umumnya dilakukan pada anak perempuan usia dini dan bertentangan dengan prinsip hak anak serta kesehatan reproduksi.
Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen penuh untuk menjaga serta memenuhi hak-anak anak di Kota Surabaya agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal menuju Generasi Indonesia Emas 2045.
Apa saja bahaya sunat pada perempuan? Dampaknya? Cara mencegahnya? Yuk lihat infografis ini dan sebarkan informasi ini sebanyak-banyaknya ya!
PUSPAGA SURABAYA
Inspirasi Keluarga Berkualitas
#pemkotsby #dp3appkbsby #puspagasby
#stopsunatpadaperempuan #femalegenitalmutilation #fgm #womensupportwomen #parenting #psychology
Halo, Keluarga Bahagia Surabaya! 🥰
Periode usia 0-6 tahun adalah periode golden aga pada anak, dimana 80% perkembangan otak, emosi, dan fisik terjadi dengan sangat cepat sehingga anak dapat dengan mudah menyerap informasi dari lingkungan sekitarnya. Pengalaman positif di usia ini akan menjadi pondasi kepribadian di masa depan. Karena pentingnya fase ini, diharapkan para orangtua tidak mengabaikan emosi anak ketika anak sedang menunjukkan emosinya. Orangtua justru bisa mengarahkan ke arah yang lebih baik dan hal ini bisa semakin menambah kelekatan antara orangtua dan anak. Anak yang lekat dan aman dengan orangtuanya sejak dini, akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan bertanggungjawab di masa depannya.
Anak pada fase golden age membutuhkan kasih sayang, nutrisi seimbang, stimulasi kreatif, tidur cukup, serta lingkungan sekitar yang positif. Fase ini hanya terjadi satu kali dalam hidup anak, jadi pastikan orangtua dapat memberikan yang terbaik untuk anaknya dengan tidak mengabaikan fase perkembangan yang lain selama mereka masih berstatus sebagai anak dari orangtua.
Yuk simak infografis ini untuk informasi lebih lanjut 💜
Halo, Keluarga Bahagia Surabaya! 💜
Bertempat di Balai RW 06 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir telah berlangsung acara Kelas Parenting Puspaga Balai RW Bersama Polrestabes Surabaya “Rise and Speak : Berani Bicara, Selamatkan Sesama” pada hari Kamis, 28 Agustus 2025 bersama dengan Ketua Forum Puspa/Ketua TP PKK/Bunda Paud Kota Surabaya Ibu Rini Indriyani, S.Farm., Apt dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya Ibu Inge Luthfie.
Acara dibuka dengan pembawaan materi oleh Bunda Rini dan Ibu Inge Luthfie mengenai mendidik anak dengan penuh perhatian dan kasih sayang serta pengawasan penuh terutama anak di generasi sekarang yang kesehariannya bersentuhan dengan gadget dan internet agar bisa memanfaatkan untuk hal yang positif. Komunikasi terbuka menjadi kunci agar tercipta hubungan yang harmonis dan sehat.
Dilanjutkan kelas parenting oleh psikolog volunteer puspaga Prita Yulia Maharani, S.Psi., M.Psi., Psikolog dengan tema “Psikologi Pengasuhan Pada Remaja” dan pembawaan motivasi oleh Adri Suyanto, S.H tentang “Rise and Speak”.
Acara ditutup oleh pembawaan materi oleh Polrestabes Surabaya dengan tema : “Peran Polrestabes Kota Surabaya Dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”. Diharapkan sinergitas positif ini dapat terus berlangsung agar terpenuhinya pemenuhan hak dan perlindungan bagi perempuan dan anak agar tercapainya Generasi Indonesia Emas 2045.
PUSPAGA SURABAYA
Inspirasi Keluarga Berkualitas
#pemkotsby #dp3appkbsby #polrestabessby #puspagasby #riseandspeak #stopkekerasanpadaperempuandananak #parentingpuspagabalairw #surabaya #parenting #psychology
Halo, Keluarga Bahagia Surabaya! 🌹
Kelas Parenting Puspaga hadir kembali dengan Opening Speaker Kepala Bidang PPA DP3APPKB Ibu Thussy Apriliyandari, S.E., M.PSDM , Narasumber Psikolog Volunteer Puspaga Ibu Dina Nastiti, M.Psi., Psikolog dan Moderator Konselor Puspaga Surabaya Randy Prawita Putra, S.Psi. Adapun judul kelas parenting kali ini adalah : “Anak Tangguh, Masa Depan Cerah : Melatih Daya Juang Anak”.
Dalam membesarkan anak, tentu orangtua tidak boleh mengabulkan semua keinginan anak. Dengan seperti itu, anak nanti akan terbentuk pribadi yang tidak memiliki daya juang untuk meraih sesuatu. Tentu hal seperti ini, sangat tidak sehat bagi anak karena anak akan terbiasa mendapatkan semuanya tanpa perjuangan. Hal yang dapat menyulitkan mereka nantinya ketika akan beranjak dewasa dan menghadapi realita kehidupan yang sesungguhnya.
Apa yang orangtua bisa lakukan untuk melatih kemandirian anak? Apa dampak anak yang tidak bisa mandiri? Yuk ikut kelas parenting ini karena semua akan dibahas secara detail dalam kelas kali ini yang akan dilaksanakan pada :
🗓 Selasa, 26 Agustus 2025 🕒 15.00 WIB – Selesai
LIVE ON ZOOM MEETING
ID : 505 426 0024
Password : surabaya25
PUSPAGA SURABAYA
Inspirasi Keluarga Berkualitas
Halo, Keluarga Bahagia Surabaya!
Pada hari Jumat, 22 Agustus 2025 bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 DP3APPKB dan Gedung Sawunggaling Pemerintah Kota Surabaya telah berlangsung Audiensi 11 Daerah Binaan Gugah Nurani Indonesia Kepada DP3APPKB.
Audiensi di DP3APPKB dibuka langsung oleh Kepala DP3APPKB Dra. Ida Widayati, M.M dan dihadiri oleh Kabid PPA Thussy Apriliyandari, S.E., M.PSDM, Kabid PUG&PHA Relita Woelandari, S.Sos., M.Si dan Kabid Dalduk KB&KS dr. Atiek Tri Arini, M.Kes. Para peserta berdiskusi mengenai bagaimana pelaksanaan berbagai program perlindungan perempuan dan anak yang sudah dilakukan Kota Surabaya karena telah berhasil mendapat predikat Kota Layak Anak (KLA) kelas dunia.
Dilanjutkan dengan talkshow di Gedung Sawunggaling Pemerintah Kota Surabaya. Acara dibuka langsung oleh Asisten Walikota Bidang Kemasyarakat dan Sumber Daya Manusia drg. Bisukma Kurniawati, M.Kes yang menyambut seluruh peserta Audiensi GNI dari berbagai daerah di Indonesia. Narasumber talkshow kali ini dibawakan oleh Forum Anak Surabaya, genre, perwakilan TP-PKK, Dosen, Hingga OPD di Surabaya mengenai bagaimana kita dengan kemampuan yang kita miliki, baik SDA dan SDM dapat terus melakukan perlindungan kepada anak guna mencapai Generasi Indonesia Emas 2045.
Selamat Hari Anak Nasional ke-41! Hentikan Kekerasan Sekarang
PUSPAGA SURABAYA
Inspirasi Keluarga Berkualitas
Halo, Keluarga Bahagia Surabaya!
Pada hari Selasa, 19 Agustus 2025 bertempat di Lagoon Avenue Mall Surabaya telah berlangsung acara Pekan Bermain Bersama Ayah Bunda Festival Anak Indonesia Hebat TK Kota Surabaya Tahun 2025 dalam rangka serangkaian puncak acara peringatan Hari Anak Nasional ke-41.
Acara dihadiri dan dibuka langsung oleh Walikota Surabaya Bapak Dr. Eri Cahyadi, S.T M.T dan Bunda Paud Kota Surabaya Ibu Rini Indriyani, S.Farm., Apt yang mengajak kepada seluruh anak-anak yang hadir untuk selalu bersemangat dalam menjalani hari dan mencoba melaksanakan 7 Kebiasaan Hebat Anak Indonesia, yaitu: Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat.
Turut hadir pada acara kali ini Kepala DP3APPKB Ibu Dra. Ida Widayati, M.M, Kepala Bidang PPA DP3APPKB Ibu Thussy Apriliyandari, S.E., M.PSDM, serta perwakilan dari Lagoon Avenue Mall dan Kidzania Surabaya.
Banyak sekali kegiatan seru pada hari ini, seperti: ragam permainan tradisional seperti enonrang, ular tangga, vovo, lari estafet, dil yang bertujuan melatih kekompakan anak-anak sekaligus menyehatkan badan karena berolahraga. Ada pula berbagai lomba menarik seperti: senam anak indonesia hebat, bercerita, gerak dan lagu, menghias bekal sehat ibu dan anak, art finger ayah dan anak, dan pameran ilmuwan cilik. Lomba tersebut bertujuan melatih kreativitas, kekompakan serta meningkatkan bonding antara orangtua dan anak.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini anak semakin ceria, mampu berkomunikasi dengan baik, tumbuh sehat dan menjalin bonding yang kuat dengan teman serta orangtuanya. Ayo ayah dan bunda, jangan lupa untuk terus menerapkan 7 kebiasaan anak hebat yal Anak hebat surabaya malu menutu Generasi Indonesia Emas 2045.
PUSPAGA SURABAYA
Inspirasi Keluarga Berkualitas
Halo, Keluarga Bahagia Surabaya!!!
Seluruh jajaran DP3APPKB Kota Surabaya mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 17 Agustus 2025 “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”
Persatuan ini menjadi kekuatan fundamental untuk menjaga kedaulatan dan kemakmuran bangsa Indonesia. Harapan dan cita-cita masyarakat untuk masa depan yang lebih baik, baik bagi individu maupun bangsa adalah hal yang harus kita perjuangkan bersama.
80 tahun sudah Indonesia merdeka. 80 tahun bukan hanya sekedar angka, namun juga melambangkan cerita dan perjuangan dari para pendahulu kita dan kita sendiri pada masa kini untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Tugas kita saat ini yang utama adalah berperang dengan kemalasan agar kita terus bisa melakukan inovasi dan membawa Indonesia ke arah yang semakin maju, berdaulat, adil, dan makmur.
Dirgahayu Republik Indonesia. Sekali MERDEKA tetap MERDEKA. NKRI HARGA MATI!