Kelurahan Sumber Rejo merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, yang aktif mendukung program pemerintah dalam mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui pembentukan Bank Sampah di tingkat kelurahan maupun RW. Program ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Bank Sampah Kelurahan Sumber Rejo dibentuk sebagai respon atas meningkatnya volume sampah rumah tangga dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya. Melalui inisiatif bersama antara pihak kelurahan, kader lingkungan, dan masyarakat, dibentuklah wadah pengelolaan sampah terpadu yang dikelola secara gotong royong oleh warga setempat.
Bank Sampah di Kelurahan Sumber Rejo menerapkan sistem “tabungan sampah”, di mana masyarakat dapat menabung sampah non-organik seperti plastik, botol, kardus, dan logam yang telah dipilah. Sampah tersebut kemudian ditimbang dan dicatat dalam buku tabungan, dan hasil penjualan dapat dicairkan secara berkala.
Selain kegiatan penimbangan rutin, pengelola Bank Sampah juga memberikan edukasi lingkungan kepada warga mengenai pentingnya prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Ada beberapa RW di Kelurahan Sumber Rejo yang sudah membentuk Bank Sampah diantaranya di wilayah :
- RW 03 DK. Sumber Langgeng,
- RW 04 Perum Griya Surabaya Asri,
- dan RW 05 Perum Graha Suryanata
Dampak dan Manfaat
Sejak beroperasi, Bank Sampah Kelurahan Sumber Rejo telah memberikan berbagai manfaat nyata, antara lain:
- Mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPS.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
- Memberikan tambahan penghasilan bagi warga dari hasil penjualan sampah daur ulang.
- Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan gotong royong dan kebersihan rutin.
Dukungan dan Harapan
Kegiatan Bank Sampah di Kelurahan Sumber Rejo mendapat dukungan penuh dari pihak Kelurahan, Kecamatan Pakal, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya. Ke depan, diharapkan pengelolaan Bank Sampah dapat lebih dikembangkan melalui pelatihan pengelolaan limbah, inovasi produk daur ulang, serta kerja sama dengan mitra industri daur ulang untuk memperluas dampak ekonominya.







