• Profile
  • Contact
  • Privacy Policy
Tuesday, 7 April 2026
  • Login
Prisma Kartini Surabaya
  • Prisma
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • About
    • Profile
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Live Streaming
  • Contact
No Result
View All Result
  • Prisma
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • About
    • Profile
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Live Streaming
  • Contact
No Result
View All Result
Prisma Kartini Surabaya
Home News Budaya

Meriahnya Karnaval Budaya Munas VII APEKSI di Kota Surabaya, Walikota Se-Indonesia Berpawai

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil by Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
14 May 2025
A A

Surabaya  – Kota Pahlawan disulap menjadi panggung megah budaya Nusantara pada 9 Mei 2025. Dalam rangka memeriahkan Musyawarah Nasional (Munas) VII APEKSI, Pemerintah Kota Surabaya bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menggelar Karnaval Budaya.

Mengusung tema  “Surga Budaya Cahaya” , karnaval ini menampilkan parade unik para wali kota anggota APEKSI beserta pasangan yang mengenakan busana adat khas daerah masing-masing. Untuk menambah kemeriahan dan keindahan warna-warni kostum para peserta, acara diadakan pada malam hari, mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Rute pawai dimulai dari Jalan Tunjungan dan berakhir di Alun-Alun Kota Surabaya.

Sebanyak 98 delegasi kota dari seluruh Indonesia ambil bagian dalam perhelatan budaya ini, menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah mereka. Di antaranya Kota Tangerang, Palembang, Batu, hingga Denpasar yang memukau penonton dengan  Peed Aya  atau iring-iringan pawai, menampilkan berbagai kesenian seperti Tari Baris, Tari Rejang, Telek, Jauk, Rangda, Topeng Wali, dan lainnya.

Sebagai tuan rumah, Kota Surabaya turut menampilkan budaya khas lokal dengan mempersembahkan busana adat Manten Pegon yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Busana ini dikenakan oleh Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, bersama Rini Indriyani, Ketua TP PKK Surabaya.

Dalam berbagai hal, Eri Cahyadi menyampaikan pesan kebhinekaan dan menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman melalui semangat kebudayaan yang menjadi jiwa dalam parade budaya ini.

“Karnaval hari ini menunjukkan bahwa kota itu terdiri dari berbagai macam suku, ras, dan agama. Maka malam ini ditampilkan dengan karnaval, setiap daerah mengirimkan utusannya,” ujar Eri.

Ia juga menegaskan bahwa perhelatan ini memberikan manfaat besar bagi promosi budaya dan sektor pariwisata antar daerah. Eri berharap, karnaval seperti ini bisa menjadi agenda rutin sebagai media penguatan hubungan antar daerah. Tidak hanya mempersatukan kepala daerah, tetapi juga menyatukan semangat budaya dari Sabang sampai Merauke. (msa)

Tags: #adminduk#APEKSI#nighkarnival#PemkotSurabaya
ShareTweetSendShareScan

Related Posts

artikel

Peran Perempuan Jadi Kunci Ekonomi Keluarga

31 March 2026
News

Pemeriksaan kesehatan bagi lansia Kelurahan Jemur Wonosari

31 March 2026
News

Halal Bihalal TP PKK kelurahan Jemur Wonosari

31 March 2026
Ekonomi

RAT tahun buku 2025 KKMP Jemur Wonosari

30 March 2026
Sosial

Pelaksanaan Kegiatan Pemberantasan Sarang jentik nyamuk Kelurahan Kalirungkut

30 March 2026
Budaya

Refleksi Nilai Spiritual sebagai wujud Kapasitas SDM Pemberdayaan Perempuan Tahun 2026

27 March 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

  • Golden Age Anak Pada Usia 0-6 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lomba Menulis Surat Kepada Walikota Surabaya Dengan Tema “Surabaya Impianku”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Bekerja Sama Dengan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahaya Sunat Perempuan atau FGM ( Female Genital Mutilation )

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Prisma Kartini Surabaya

Pusat Informasi Sahabat Perempuan Kartini Surabaya

News

  • Peran Perempuan Jadi Kunci Ekonomi Keluarga
  • Pemeriksaan kesehatan bagi lansia Kelurahan Jemur Wonosari

Our Social Media

  • Profile
  • Contact
  • Privacy Policy

© 2024 - Prisma Kartini Surabaya

No Result
View All Result
  • Prisma
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • About
    • Profile
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Live Streaming
  • Contact

© 2024 - Prisma Kartini Surabaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Hotline Prisma