Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya menggelar Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 pada Sabtu (25/7/2026) di Surabaya Expo Center (SUBEC) atau eks THR. Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, kegiatan ini menjadi puncak peringatan Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap 12 Juli, sekaligus selaras dengan semangat Hari Anak Nasional yang diperingati pada 23 Juli.
Mengusung konsep perayaan yang inklusif, acara menghadirkan beragam kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, mulai dari Jalan Sehat, Senam Zumba, Donor Darah bekerja sama dengan Harmoni Club Surabaya dan PMI, Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Bazar Koperasi dan UMKM, Pasar Murah Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), hingga pembagian ratusan doorprize.
Semangat Hari Anak Nasional turut dihadirkan melalui Lomba Mewarnai, hiburan musik dan kesenian, serta penampilan istimewa dari Fira Modeling Disabilitas (FMD) yang menampilkan bakat anak-anak penyandang disabilitas. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan menginspirasi.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinkopumdag juga memberikan Penghargaan Koperasi Berprestasi kepada 25 koperasi sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, inovasi, dan kontribusinya dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis sertifikat merek Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) oleh Pemerintah Kota Surabaya yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan bersama Kementerian Hukum kepada KKMP Wonorejo, Kecamatan Tegalsari dan KKMP Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantian sebagai upaya memperkuat legalitas dan identitas koperasi.
Melalui peringatan Harkopnas ke-79 ini, Dinkopumdag Kota Surabaya berharap semangat berkoperasi semakin tumbuh di tengah masyarakat. Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, momentum ini menjadi pengingat bahwa koperasi tidak hanya berperan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, tetapi juga menjadi fondasi dalam mewujudkan kesejahteraan dan masa depan generasi penerus yang lebih baik.







