Surabaya – Pembinaan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) dilaksanakan di Kelurahan Balongsari yang berlokasi di Jl. Kompleks Perumnas Balongsari No. 1. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, antara lain perwakilan pengurus RW dan RT, Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), kader masyarakat, serta perangkat kelurahan setempat. Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung pemenuhan hak-hak perempuan serta anak.
Kegiatan pembinaan KRPPA ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong terciptanya lingkungan kelurahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai konsep dasar Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak, yang menekankan pentingnya kesetaraan gender, perlindungan dari segala bentuk kekerasan, serta pemberian kesempatan yang setara bagi perempuan dan anak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial di masyarakat.
Narasumber dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa perempuan dan anak memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dari lingkungan keluarga, masyarakat, serta pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan kondisi yang mendukung pemberdayaan perempuan serta tumbuh kembang anak secara optimal. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat lebih peka terhadap berbagai permasalahan yang berkaitan dengan perempuan dan anak, sehingga dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini.
Pembinaan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan, lembaga kemasyarakatan, serta warga dalam mewujudkan lingkungan yang ramah perempuan dan peduli anak. Melalui kerja sama yang baik, berbagai program yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak dapat berjalan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan Kelurahan Balongsari dapat terus mengembangkan berbagai program yang mendukung pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, setara, dan sejahtera bagi seluruh warga, khususnya perempuan dan anak.







