Surabaya, 24 Februari 2026 – Program pembinaan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak juga dilaksanakan di wilayah Kelurahan Pagesangan, tepatnya di Kantor Kelurahan Pagesangan yang Jalan Pagesangan 3 nomor 6 Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 46 orang peserta yang terdiri dari perwakilan setiap RW, tokoh masyarakat, serta perangkat kelurahan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak dalam tata kelola pemerintahan di tingkat kelurahan. Melalui program ini diharapkan tercipta lingkungan masyarakat yang aman, inklusif, serta memberikan ruang partisipasi yang setara bagi perempuan dan anak dalam proses pembangunan wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, Bapak yusria selaku narasumber menyampaikan bahwa keberhasilan implementasi program Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah kelurahan, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat. Komunikasi yang terbuka antara pihak kelurahan, pengurus RW, serta warga menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak. Dengan adanya komunikasi yang baik, berbagai permasalahan sosial seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, pernikahan dini, maupun kesenjangan akses terhadap pendidikan dapat lebih cepat diidentifikasi dan ditangani secara bersama-sama.
Salah satu indikator penting dalam mewujudkan kelurahan yang ramah perempuan dan peduli anak adalah adanya pengorganisasian perempuan dan anak di tingkat masyarakat. Di Kelurahan Pagesangan, pengorganisasian ini diwujudkan melalui pembentukan forum perempuan, kelompok ibu PKK, serta forum anak yang melibatkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Keberadaan forum-forum tersebut memberikan ruang bagi perempuan dan anak untuk menyampaikan aspirasi, berbagi pengalaman, serta berperan aktif dalam proses musyawarah perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan. Selain itu, ketersediaan data terpilah mengenai kondisi perempuan dan anak juga menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Data yang memuat informasi berdasarkan jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat membantu pihak kelurahan dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran. Dengan data yang akurat, berbagai kebijakan yang diambil dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya perlindungan perempuan dan pemenuhan hak anak.
Melalui sinergi antara pemerintah kelurahan, perangkat RW, serta partisipasi aktif masyarakat, Kelurahan Pagesangan diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari diskriminasi maupun kekerasan berbasis gender. Program pembinaan berkelanjutan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran bersama bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian, tujuan mewujudkan kelurahan yang inklusif, ramah perempuan, dan peduli terhadap hak anak dapat tercapai secara berkelanjutan







