Surabaya, 25 Februari 2026 – Pembinaan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) di wilayah Kelurahan Sawunggaling dilaksanakan di Balai RW 8 Sawunggaling yang beralamat di Jl. Gajahmada Trem. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pengurus RW, perangkat kelurahan, kader PKK, serta unsur masyarakat yang turut berperan aktif dalam mendukung pembangunan sosial di tingkat lingkungan. Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penerapan perspektif gender dalam setiap aspek pembangunan di tingkat kelurahan.
Dalam kegiatan tersebut, Ibu Zuhrotul Farida selaku narasumber menyampaikan bahwa program Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak merupakan salah satu langkah strategis untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, setara, serta memberikan perlindungan yang optimal bagi perempuan dan anak. Perspektif gender menjadi bagian penting dalam program ini karena perempuan dan laki-laki memiliki peran, kebutuhan, serta pengalaman sosial yang berbeda, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan perlu mempertimbangkan kondisi tersebut secara adil dan inklusif.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kelurahan, pengurus RW, kader masyarakat, serta partisipasi aktif warga dalam mendukung keberhasilan program ini. Kerja sama yang baik antar berbagai unsur masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap isu-isu perempuan dan anak serta mampu mencegah berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun ketidaksetaraan yang masih terjadi di lingkungan masyarakat.
Selain itu, dalam pembinaan ini juga dijelaskan beberapa indikator penting dalam mewujudkan kelurahan yang ramah perempuan dan peduli anak. Salah satunya adalah adanya pengorganisasian perempuan melalui berbagai kelompok masyarakat seperti PKK, forum perempuan, maupun kelompok pemberdayaan lainnya. Melalui wadah tersebut, perempuan dapat menyampaikan aspirasi, berbagi pengalaman, serta berpartisipasi secara aktif dalam proses pembangunan di wilayahnya.
Ketersediaan data terpilah mengenai kondisi perempuan dan anak juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan. Data tersebut dapat membantu pemerintah kelurahan dalam memetakan kondisi sosial masyarakat sehingga program yang dirancang dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan Kelurahan Sawunggaling dapat semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, serta mendukung perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta wilayah yang lebih inklusif, setara, dan berkelanjutan bagi seluruh warga.






