Perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat. Hal ini terbukti dari banyaknya perempuan yang tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga turut menjadi tulang punggung ekonomi keluarga melalui berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap semangat perempuan tangguh tersebut, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan Program Putri Jawara kepada 94 perempuan pelaku UMKM di Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.
Program Putri Jawara merupakan salah satu inisiatif pemerintah yang berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui bantuan modal usaha, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga dan mendorong terciptanya kemandirian finansial. Bantuan yang disalurkan berupa modal usaha untuk pembelian peralatan dan perlengkapan produksi, sehingga penerima manfaat dapat mengembangkan usaha mereka secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Para penerima bantuan merupakan perempuan tangguh yang berjuang menopang kebutuhan keluarga melalui berbagai bidang usaha, seperti kuliner rumahan, hingga perdagangan kecil. Dengan adanya bantuan ini, mereka diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperluas peluang pasar dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Selain dukungan materi, program ini juga membawa pesan moral yang kuat: bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi lokal dan agen perubahan sosial. Melalui semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Program Putri Jawara menjadi simbol nyata dari komitmen bersama dalam membangun kemandirian, kesetaraan, dan pemberdayaan perempuan di Jawa Timur.
Dengan tersalurnya bantuan ini, diharapkan para penerima dapat terus berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan inovatif. Ke depan, perempuan-perempuan tangguh Rungkut ini diharapkan mampu menginspirasi lingkungan sekitar, membuktikan bahwa dengan dukungan dan kesempatan yang tepat, perempuan dapat menjadi motor penggerak ekonomi keluarga sekaligus pilar penting dalam pembangunan daerah.







