Surabaya, 20 Februari 2026 Dpa3ppkb surabaya bidang perlindungan dan pemberdayaan perempuan mengadakan rapat koordinasi dengan POPSA ( Persatuan Ojol Perempuan Surabaya ) menindak lanjuti permohonan dari pihak POPSA terkait untuk dukungan strategis pemkot surabaya untuk perlindungan dan pemberdayaan ojol perempuan surabaya. Program yang di ajukan oleh pihak POPSA adalah Menghadirkan ruang kerja yang aman, produktif, dan bermartabat melalui usaha bersama berbasis komunitas merupakan strategi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga pada penguatan posisi sosial perempuan di tengah masyarakat.
Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi, intimidasi, maupun kekerasan dalam bentuk apa pun. Dengan membangun sistem kerja kolektif yang saling mendukung, perempuan dapat merasa lebih terlindungi, dihargai, dan memiliki ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Maksud dari program tersebut adalah pihak POPSA mengharapkan pemkot surabaya menyediakan pusat usaha dan ruang kerja yang aman mencakup fasilitas tempat usaha, Dukungan pemodalan awal, pendampingan dan penguatan kapasitas dari ketiga aspek tersebut adalah Pemkot surabaya di harapkan tidak hanya memfasilitasi tetapi juga memberikan pelatihan tentang kewirausahaan, legalitas usaha, sertifikasi produk, dan akses pemasaran.
Permohonan program ini tidak hanya bermanfaat untuk ojol perempuan namun bermanfaat akan menjadi bukti bahwa pembangunan kota tidak meninggalkan mereka yang berjuang di ruang sunyi perempuan pekerja informal yang setiap hari menjaga dapur tetap menyala memperkuat kepercayaan publik bahwa pemerintah mendengar, memahami, dan merespons kebutuhan warganya. Sehingga akhir dari rapat ini di hasilkan bahwa program yang di ajukan adalah memiliki tujuan bahwa kolaborasi ini dapat menjadi langkah kecil yang menghadirkan perubahan besar, serta menjadi cerita baik tentang bagaimana kota Surabaya melindungi dan memberdayakan perempuan warganya.







