• Profile
  • Contact
  • Privacy Policy
Monday, 8 June 2026
  • Login
Prisma Kartini Surabaya
  • Prisma
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • About
    • Profile
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Live Streaming
  • Contact
  • KRG
    • Materi
    • Dokumentasi
    • Laporan
No Result
View All Result
  • Prisma
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • About
    • Profile
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Live Streaming
  • Contact
  • KRG
    • Materi
    • Dokumentasi
    • Laporan
No Result
View All Result
Prisma Kartini Surabaya
Home artikel

Langkah Nyata Pemerintah Dorong Kesetaraan Gender Lewat Jalur Pendidikan

Admin by Admin
1 April 2026
A A

Di tengah dinamika global yang menuntut inovasi tanpa batas, Pemerintah Indonesia kembali menegaskan bahwa kunci kemajuan bangsa terletak pada sumber daya manusia yang inklusif. Melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), pemerintah secara resmi menempatkan pengarusutamaan gender bukan sekadar sebagai jargon administratif, melainkan sebagai ruh dalam strategi pembangunan nasional. Langkah ini dimulai dari fondasi yang paling mendasar: institusi pendidikan.

  1. Pendidikan sebagai Kompas Kesetaraan

Menteri PPPA dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa pengarusutamaan gender adalah instrumen utama untuk memastikan keadilan bagi seluruh warga negara. Dalam konteks ini, negara berupaya menjamin bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak yang setara dalam mendapatkan akses, partisipasi aktif, memiliki kontrol atas pilihan hidup mereka, hingga merasakan manfaat nyata dari hasil pembangunan.

“Dalam ranah pendidikan, implementasi pengarusutamaan gender harus diwujudkan secara konkret, bukan lagi bersifat imajiner,” tegas Menteri PPPA. Ia menguraikan lima pilar utama yang menjadi fokus transformasi. Pertama, dimulai dari penguatan kebijakan dan perencanaan yang responsif gender. Hal ini berarti setiap rupiah yang dialokasikan dalam anggaran pendidikan harus mempertimbangkan hambatan-hambatan unik yang dihadapi perempuan di lapangan.

Kedua adalah transformasi kurikulum dan bahan ajar. Selama bertahun-tahun, buku teks seringkali secara tidak sadar melanggengkan stereotipe yang membatasi peran perempuan. Melalui reformasi ini, pemerintah ingin menghadirkan narasi baru di mana sosok perempuan tampil sebagai pengambil keputusan, inovator, dan pemimpin di berbagai bidang profesional

2. Mendobrak Stigma di Jalur STEM

Poin ketiga dan keempat yang ditekankan adalah mengenai penciptaan lingkungan pendidikan yang aman serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Sekolah harus menjadi ruang suaka bagi siswi, bebas dari perundungan dan kekerasan seksual. Di saat yang sama, guru-guru dibekali pemahaman mendalam agar mampu membimbing siswa tanpa bias gender, sehingga setiap bakat dapat tumbuh di lahan yang adil.

Yang paling krusial, pemerintah memberikan perhatian khusus pada perluasan akses perempuan di bidang Sains, Teknologi, Teknik (Engineering), dan Matematika (STEM). Selama ini, bidang-bidang tersebut didominasi oleh laki-laki akibat stigma sosial yang melekat. Dengan mendorong perempuan ke ranah STEM, Indonesia sedang mempersiapkan generasi pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan ekonomi digital dan perubahan iklim dengan perspektif yang lebih komprehensif.

3. Sinergi Tanpa Tepi

Menutup pernyataannya, Menteri PPPA menekankan bahwa beban besar ini tidak bisa dipanggul sendirian oleh satu kementerian. Keberhasilan pemberdayaan perempuan melalui pendidikan sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga sektor swasta dan masyarakat sipil.

“Kemen PPPA berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor. Kami akan mendorong implementasi pengarusutamaan gender hingga ke unit pemerintahan terkecil di daerah. Perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar dalam pembangunan nasional,” tutupnya dengan tegas.

Pencanangan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui pendidikan ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi menjadi titik balik bagi Indonesia untuk melahirkan perempuan-perempuan berdaya yang akan menjadi pilar utama kedaulatan bangsa di masa depan. Pendidikan yang adil adalah investasi terbaik yang bisa diberikan negara untuk menjamin keadilan bagi generasi mendatang.

 

Tags: #dp3appkabsurabaya#KesetaraanGender#PrismaPuspaSurabaya#PUG
ShareTweetSendShareScan

Related Posts

artikel

Mewujudkan Kelurahan Ramah Anak dan Aman bagi Perempuan: Sosialisasi Peran KRPPA di Sidotopo Wetan

14 May 2026
artikel

Menjaga Hak Anak dan Melindungi Perempuan: Sosialisasi Peran KRPPA di Bulak Banteng

13 May 2026
artikel

Pembinaan KRPPA Di Kelurahan Mulyorejo

13 May 2026
artikel

Pembinaan KRPPA Di Kelurahan Manyar Sabrangan

13 May 2026
artikel

Pembinaan KRPPA Di Kelurahan Tambak Kalijudan

13 May 2026
artikel

Pembinaan KRPPA Di Kelurahan Kalisari

13 May 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

  • Golden Age Anak Pada Usia 0-6 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lomba Menulis Surat Kepada Walikota Surabaya Dengan Tema “Surabaya Impianku”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Bekerja Sama Dengan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahaya Sunat Perempuan atau FGM ( Female Genital Mutilation )

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Prisma Kartini Surabaya

Pusat Informasi Sahabat Perempuan Kartini Surabaya

News

  • DP3APPKB Bekali Perempuan Rentan dengan Edukasi Kesehatan
  • 365 Perempuan Kota Surabaya Resmi Menjadi Agen Kepala Dingin Lifebuoy Jawa Timur 2026

Our Social Media

  • Profile
  • Contact
  • Privacy Policy

© 2024 - Prisma Kartini Surabaya

No Result
View All Result
  • Prisma
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • About
    • Profile
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Live Streaming
  • Contact
  • KRG
    • Materi
    • Dokumentasi
    • Laporan

© 2024 - Prisma Kartini Surabaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Hotline Prisma