Sebanyak 365 perempuan Kota Surabaya terpilih sebagai Agen Kepala Dingin Lifebuoy Jawa Timur Tahun 2026 dalam sebuah program kolaboratif yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi yang kuat antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, serta pihak swasta melalui Lifebuoy dan Telink Global Internasional.
Acara penyambutan dan pelatihan Agen Kepala Dingin ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Veronica Tan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur Dra. Sufi Agustini, M.Si, Kepala DP3APPKB Kota Surabaya Ida Widayati, MM, jajaran pimpinan Telink Global Internasional, pimpinan Unilever Indonesia, serta para Agen Kepala Dingin Kota Surabaya Tahun 2026.
Program Agen Kepala Dingin Lifebuoy bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan kapasitas diri. Melalui kegiatan talkshow, pelatihan, dan pendampingan, para peserta dibekali berbagai pengetahuan yang dapat mendukung peningkatan kualitas hidup serta kemandirian ekonomi. Program ini tidak hanya berfokus pada kesehatan keluarga, tetapi juga mendorong perempuan untuk lebih percaya diri dalam memanfaatkan peluang ekonomi yang tersedia di lingkungan sekitar.
Selain menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, para peserta diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya untuk terus berkembang, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kehadiran perempuan yang aktif dan produktif diyakini dapat memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.







