Friday, 9 October 2026
  • Login
Prisma Kartini Surabaya
  • Home
  • Profile
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
    • Live Streaming
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Contact
No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
    • Live Streaming
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Contact
No Result
View All Result
Prisma Kartini Surabaya
Home News Budaya

Dari Patriarki ke Relasi Setara: Transformasi Sistem Patriarki dalam Keluarga

Admin by Admin
2 January 2026
A A

Pada tahun 2025 kemarin, masih terdapat berbagai permasalahan keluarga di Surabaya. Keluarga merupakan institusi sosial pertama yang berperan penting dalam membentuk nilai, norma, dan relasi kekuasaan antar individu. Dalam masyarakat tradisional, keluarga umumnya dibangun di atas sistem patriarki, yakni penempatan laki-laki, terutama ayah sebagai pemegang otoritas dalam pengambilan keputusan, pembagian peran domestik, serta kontrol atas sumber daya ekonomi. 

Namun dalam beberapa dekade terahir, sistem patriarki dalam keluarga menunjukkan tanda-tanda perubahan signifikan. Pada penelitian berjudul “Gender Relations during Pandemic Era in Indonesia: Negotiation and Resistance of Urban Woman Workers at Work from Home (WFH) in Family” membahas bagaimana pandemi COVID-19 memengaruhi kondisi kerja wanita perkotaan di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, di mana wanita sebagai subjek aktif bernegosiasi peran domestik dan publik selama WFH. Menurut data dari informan, wanita pekerja kota sering bernegosiasi dan menolak peran tradisional, sehingga relasi gender dinamis dan tidak statis. 

Meski begitu, masih ditemukan beberapa permasalahan patriarki di Surabaya. Di penelitian “Implikasi Budaya Patriarki Terhadap Perubahan Peran Perempuan Dalam Keluarga Di Lingkungan Sivitas Akademik” membahas bahwa meskipun terdapat pergeseran dalam peran perempuan, nilai-nilai patriarki masih berperan dalam membentuk dinamika keluarga. Kondisi ini menimbulkan berbagai tantangan bagi perempuan dalam menjalankan dan menyeimbangkan perannya, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari keluarga. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai pentingnya kesetaraan gender serta perlunya dukungan bagi perempuan dalam menghadapi budaya patriarki, khususnya di lingkungan akademik.

Dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2025 sistem patriarki dalam keluarga di Surabaya masih menunjukkan keberlanjutan, meskipun telah mengalami berbagai bentuk perubahan. Keluarga tetap menjadi arena utama pembentukan relasi gender, di mana nilai-nilai patriarkal belum sepenuhnya hilang, tetapi mulai dinegosiasikan dan dipertanyakan. Perubahan sosial, khususnya yang dipicu oleh pandemi COVID-19, mendorong perempuan—terutama pekerja urban—untuk berperan lebih aktif dalam merundingkan pembagian peran domestik dan publik, sehingga relasi gender dalam keluarga menjadi lebih dinamis dan tidak lagi sepenuhnya bersifat hierarkis.

Namun demikian, temuan dari berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa pergeseran peran tersebut belum sepenuhnya menghapus dominasi patriarki. Nilai dan norma patriarkal masih memengaruhi dinamika keluarga dan menghadirkan tantangan bagi perempuan dalam menyeimbangkan peran sebagai individu, pekerja, dan anggota keluarga, khususnya di lingkungan akademik. Oleh karena itu, perubahan sistem patriarki dalam keluarga perlu dipahami sebagai proses yang berlangsung secara bertahap dan kontradiktif. Upaya mendorong kesetaraan gender memerlukan dukungan struktural, kultural, dan institusional agar relasi yang lebih adil dan setara dalam keluarga dapat terwujud secara berkelanjutan.

Tags: #dp3appkabsurabaya#patriarki#Pemberdayaan Perempuan
ShareTweetSendShareScan

Related Posts

artikel

Pemberdayaan Perempuan Pesisir melalui FGD dan Pelatihan Pengolahan Pangan

7 October 2026
Budaya

Ucap Sapa dan Harapan dari Kepala DP3APPKB Kota Surabaya

28 September 2026
Budaya

HKG PKK 2026

23 September 2026
Budaya

Satpol PP Goes to Paud Bersama Bunda Paud Kota Surabaya

22 September 2026
artikel

SEKOPER Day 2: Inovasi Cooking Class, Kreatif di Dapur, Berdaya untuk Keluarga

16 September 2026
artikel

Lomba Kampung Pancasila

15 September 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

  • Golden Age Anak Pada Usia 0-6 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Klampid New Generation (KNG) Hadir Kembali di PlayStore

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lomba Menulis Surat Kepada Walikota Surabaya Dengan Tema “Surabaya Impianku”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Bekerja Sama Dengan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Prisma Kartini Surabaya

Pusat Informasi Sahabat Perempuan Kartini Surabaya

News

  • Pemberdayaan Perempuan Pesisir melalui FGD dan Pelatihan Pengolahan Pangan
  • Bunda PAUD Kota Surabaya di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan.

Our Social Media

  • Profile
  • Contact
  • Privacy Policy

© 2026 - Prisma Kartini Surabaya

No Result
View All Result
  • Home
  • Profile
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
    • Live Streaming
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Contact

© 2026 - Prisma Kartini Surabaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Hotline Prisma