Kasus stunting di Kota Surabaya masih menjadi perhatian penting bagi Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot Surabaya). Meskipun kini jumlahnya semakin menurun, namun Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya agar Kota Surabaya bisa menjadi kota dengan zero stunting.
Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya yaitu dengan diadakannya sosialisasi bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kota Surabaya.
Sosialisasi ini dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 12-13 Februari di gedung Convention Hall Siola. Kegiatan ini turut pula mengundang perwakilan dari BKKBN Jawa Timur yang dalam kesempatan ini juga menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi ini.
Pada kesempatan ini, Fajar Mukti selaku perwakilan dari BKKBN Provinsi Jawa Timur menjelaskan mengenai aplikasi Elsimil yang merupakan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil yang digunakan untuk mendeteksi risiko stunting pada calon pengantin.
Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat menekan angka kelahiran bayi stunting dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi program keluarga berencana.
Jadi, jangan lupa untuk kalian para calon pengantin (catin) untuk mengisi kuisioner yang apa di aplikasi Elsimil ya !