Program KRPPA menjadi wujud nyata upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan ruang sosialisasi yang mampu memperkuat posisi dan peran perempuan di tengah masyarakat. Program ini tidak sekadar memberikan informasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran serta mendorong perempuan agar lebih percaya diri dalam berkontribusi, baik di lingkungan keluarga maupun sosial.
Di Kelurahan Klampis Ngasem, implementasi KRPPA dilakukan dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan menyatu dengan dinamika kehidupan warga. Kegiatan sosialisasi tidak terbatas pada pertemuan formal, melainkan juga hadir dalam berbagai aktivitas rutin seperti forum warga, kegiatan PKK, hingga interaksi komunitas. Pendekatan ini membuat program terasa lebih dekat, ringan, dan mudah diterima oleh masyarakat.
Topik yang diangkat dalam sosialisasi disesuaikan dengan kebutuhan warga, meliputi perlindungan perempuan dan anak, pentingnya menjaga kesehatan keluarga, serta pengelolaan ekonomi rumah tangga secara sederhana. Penyampaian materi dilakukan secara dialogis, sehingga tercipta komunikasi dua arah yang memungkinkan peserta untuk aktif bertanya, berbagi pengalaman, dan saling belajar.
Suasana partisipatif menjadi salah satu kekuatan utama KRPPA di wilayah ini. Perempuan didorong untuk tidak hanya mendengar, tetapi juga menyampaikan gagasan dan pandangan mereka. Hal ini membantu membangun rasa percaya diri serta memperkuat peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat.
Keterlibatan kader serta tokoh masyarakat turut menjadi faktor pendukung keberhasilan program. Mereka berperan sebagai penyampai informasi sekaligus penggerak yang menjaga keberlanjutan kegiatan. Ditambah dengan penggunaan media komunikasi sederhana, penyebaran informasi menjadi lebih luas dan efektif.
Dengan pendekatan yang inklusif dan berkesinambungan, Program KRPPA di Kelurahan Klampis Ngasem mampu menciptakan lingkungan yang lebih sadar, responsif, dan memberdayakan perempuan secara nyata.






