SURABAYA – Guna mengakselerasi penurunan angka stunting, Kelurahan Jajartunggal bekerjasama dengan radio She FM menyelenggarakan kegiatan “Jajartunggal Zero Stunting: Kreasi Makanan Bergizi untuk Si Kecil”. Acara yang diikuti puluhan ibu yang memiliki bayi dan balita ini berfokus pada edukasi pengolahan bahan makanan tinggi gizi dengan menu andalan, Rolade Ayam.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Kelurahan Jajartunggal pada Jum’at (24/11/2024) ini bukan sekadar demo masak biasa, melainkan sebuah langkah sinergis untuk membekali para ibu dengan keterampilan praktis menyajikan menu yang tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan protein, zat besi, dan nutrisi penting lainnya untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.
TP PKK Lurah Jajartunggal, Ibu Winarti Yono, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya ibu, dalam pencegahan stunting.
“Intervensi gizi sensitif melalui pemberian makanan bergizi seimbang di tingkat keluarga adalah kunci. Melalui kegiatan ini, kami ingin memutus mata rantai stunting dengan cara yang menyenangkan dan aplikatif. Kerjasama dengan She FM kami harap dapat memperluas jangkauan edukasi ini, tidak hanya untuk peserta yang hadir, tetapi juga untuk pendengar setia She FM di seluruh Surabaya,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber dan pemandu demo masak, Chef Bagus dari She FM dengan cermat memandu para ibu step-by-step membuat Rolade Ayam. Menu ini dipilih karena praktis, ekonomis, dan disukai anak-anak. Bahan utamanya adalah daging ayam cincang yang kaya protein, dicampur dengan sayuran seperti wortel dan buncis sebagai sumber serat dan vitamin, serta telur yang mengandung protein tinggi.
“Rolade ayam ini adalah solusi bagi ibu-ibu yang anaknya susah makan sayur. Dengan menyembunyikan sayuran dalam adonan yang lezat, kita bisa memastikan asupan gizi si kecil tetap terpenuhi. Teksturnya yang lembut juga sangat cocok untuk balita,” jelas Chef Bagus dengan semangat.
Antusiasme para peserta terlihat jelas. Mereka aktif bertanya, mulai dari tips memilih bahan, alternatif sayuran, hingga cara penyajian yang menarik bagi anak.
“Saya pikir membuat makanan bergizi itu ribet dan mahal. Ternyata dengan bahan yang mudah didapat dan cara seperti yang diajarkan tadi, kita bisa berkreasi. Anak saya pasti suka rolade ini, apalagi bentuknya unik,” ujar Sinta, salah satu ibu peserta.
Diharapkan, kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial belaka. Kelurahan Jajartunggal akan mendorong para kader PKK untuk menjadi agen perubahan yang terus memantau dan mengingatkan pentingnya gizi seimbang di tingkat rumah tangga. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah kelurahan, media, dan masyarakat, target Jajartunggal Zero Stunting bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.




