Selama kurun waktu tahun 2024 hingga 2025, Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya telah melaksanakan berbagai kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan keluarga. Serangkaian kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen Kelurahan Rangkah dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan keluarga.
Salah satu kegiatan unggulan adalah pendampingan dan pembinaan kelompok perempuan di tingkat RW. Melalui kunjungan dan koordinasi ke setiap RW di Kelurahan Rangkah, dari RW 1 sampai RW 9, pihak kelurahan bersama kader dan tokoh masyarakat melakukan dialog terbuka mengenai berbagai isu yang dihadapi warga. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara aparatur kelurahan dan masyarakat, terutama dalam mewujudkan lingkungan yang tangguh, produktif, dan tentunya inklusif karena ada keterwakilan perempuan di setiap pertemuan rutin Kelurahan Rangkah di tiap balai RW. Perwujudannya bisa diamati dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan seperti Pelayanan Adminduk Balai RW, Rapat Rutin Berkala Balai RW, dan Musrenbang TA 2024/2025.
Bersama perempuan, kita tumbuh dan menginspirasi.
Tahun 2025, banyak kegiatan pemberdayaan perempuan Kelurahan Rangkah yang diwujudkan melalui Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). SOTH merupakan kelas yang diadakan di tiap balai RW sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam memberikan pengasuhan yang tepat bagi anak balitanya. Hingga saat ini, tujuh (7) RW dari sembilan (9) RW di wilayah Kelurahan Rangkah telah melaksanakan program SOTH dan alhamdulillah berjalan dengan lancar.
Tak hanya itu, dukungan terhadap bidang kesehatan pun tak luput dari sasaran pemberdayaan perempuan Rangkah. Kamis, 28 Agustus 2025 – Kelurahan Rangkah Kecamatan Tambaksari bersama dengan Puskesmas Rangkah, Satgas TBC, dan Kader Surabaya Hebat (KSH) Rangkah telah melaksanakan Penyuluhan Serentak Merdeka TBC Tingkat RW se-Kota Surabaya Tahun 2025 secara daring (Zoom) sebagai upaya percepatan eliminasi TBC tahun 2030 dan Pemecahan Rekor MURI Tahun 2025. Dengan ini, kesembilan RW di wilayah Kelurahan Rangkah telah mendukung realisasi Pemecahan Rekor MURI Tahun 2025 dengan kegiatan Penyuluhan Serentak Merdeka TBC Tingkat RW se-Kota Surabaya Tahun 2025 dengan jumlah RW sebanyak 1.361 RW se-Kota Surabaya. Luar biasa!
Langkah kecil perempuan Rangkah, dampak besar bagi masyarakat.
Pada bidang promosi kesehatan (PROMKES), Kelurahan Rangkah bersinergi dengan Puskesmas Rangkah turut mendukung program Zero Stunting di wilayah Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari. Program inovasi yang dilakukan yaitu Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), yang telah dibentuk mulai tahun 2021. Inovator terdiri atas Kecamatan, Kelurahan, Puskesmas, TP PKK, dan TPK. Inovasi DASHAT bertujuan untuk mengurangi jumlah balita Stunting (bating) di wilayah Kelurahan Rangkah dengan cara mengadakan dapur Stunting setiap 1 bulan sekali. Selain pemberian permakanan hasil masakan kepada bating, serangkaian kegiatan yang mendukung juga turut dilakukan seperti Penimbangan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala bating sebelum diberi makanan, Penyuluhan kepada Orang Tua Bating, dan fasilitas Alat Permainan Edukatif (APE) untuk bating.
Pada bidang pemberdayaan ekonomi, Kelurahan Rangkah bersama DISPERINAKER KOTA SURABAYA telah mengadakan kegiatan Pelatihan Menjahit Kampung Jahit RW 9 yang dilaksanakan di Jalan Alun-Alun Rangkah No. 25 (tepatnya di Aula Lantai 2 Kelurahan Rangkah) selama 6 hari, mulai Senin, 11 Agustus 2025 sampai Sabtu, 16 Agustus 2025. Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari masyarakat, khususnya pelaku usaha perempuan. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM lokal diberi kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dalam keterampilan busana. Dalam acara ini, Perempuan Rangkah tidak hanya belajar teori perkenalan peralatan dan bahan jahit, kemeja-celana dan ukuran standarnya, serta membuat polanya saja, namun juga turut praktik menjahit kain hingga menjadi kemeja dan celana siap pakai. Harapannya, Perempuan Rangkah dapat memperkuat jejaring usaha warga di tingkat kelurahan dan berdaya ekonomi tinggi melalui program Pemberdayaan Perempuan.
Pada bidang Pengarusutamaan Gender (PUG), Kelurahan Rangkah memiliki kegiatan yang telah dilaksanakan hingga tahun 2025 yaitu Partisipasi Aktif dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Perlindungan Hak Anak di Pendopo Kecamatan Tambaksari, Advokasi kebijakan dan pendampingan pelaksanaan PUG termasuk PPRG, serta Pembinaan RW Responsif Gender dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) Tahun 2025. PUG melibatkan berbagai tahapan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi, di mana perspektif gender diintegrasikan ke dalam seluruh aspek pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan ini, Kelurahan Rangkah turut mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam aspek kehidupan bermasyarakat, serta memberdayakan perempuan dan laki-laki melalui berbagai kebijakan dan program yang telah dilakukan.
Perempuan Rangkah, Perempuan Berdaya!
Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan di Kelurahan Rangkah bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan gerakan bersama untuk memperkuat potensi perempuan sebagai penggerak keluarga dan masyarakat. Dengan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan berkelanjutan, Kelurahan Rangkah terus berupaya menciptakan lingkungan yang berdaya, mandiri, serta ramah bagi perempuan dan anak.
Diharapkan, seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan peran perempuan dalam segala aspek kehidupan — menuju Rangkah yang Maju, Harmonis, dan Berdaya.






