• Profile
  • Contact
  • Privacy Policy
Sunday, 10 May 2026
  • Login
Prisma Kartini Surabaya
  • Prisma
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • About
    • Profile
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Live Streaming
  • Contact
No Result
View All Result
  • Prisma
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • About
    • Profile
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Live Streaming
  • Contact
No Result
View All Result
Prisma Kartini Surabaya
Home artikel

Kreasi Tingkatkan Ekonomi & Kelestarian: Ibu-ibu Babatan Sulap Tutup Botol dan Plastik Kopi Jadi Tas Bernilai

Kreasi tas dari bahan bekas menjadi nilai tambah

Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat by Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
9 January 2025
A A

Gemuruh tawa dan obrolan riang terdengar dari Pendopo Kelurahan Babatan, Kota Surabaya, pada Kamis 9 Januari 2025 pagi. Puluhan ibu-ibu dari berbagai RW tampak asyik merangkai potongan-potongan warna-warni. Yang unik, bahan yang mereka olah bukan kain atau kulit, melainkan tutup botol plastik berbagai merek dan kemasan plastik bekas kopi sachet. Pelatihan pembuatan tas daur ulang ini digagas oleh Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan setempat, bertujuan untuk mengubah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mengurangi beban sampah lingkungan.

“Setiap hari, kita menghasilkan sampah plastik, terutama tutup botol dan kemasan kopi. Daripada menumpuk di tempat sampah atau mencemari lingkungan, kenapa tidak kita olah jadi sesuatu yang bermanfaat dan bisa menghasilkan?” ujar Ibu Nining, Ketua PKK Kelurahan Babatan, membuka pelatihan. Ide ini muncul setelah melihat banyaknya konten kreatif daur ulang di media sosial dan potensi besar ibu-ibu di wilayahnya yang memiliki ketrampilan namun belum tersalurkan.

Pelatihan yang menghadirkan instruktur ahli kerajinan daur ulang, Ibu Nurhaida Dinariyanti A.Md.Gizi, ini mengajarkan teknik dasar hingga finishing. Pertama, peserta diajak mengumpulkan dan membersihkan bahan baku. Tutup botol dilubangi bagian pinggirnya dengan pemanas khusus, sementara plastik kemasan kopi dilapisi dengan plastik transparan agar lebih kuat dan mengilap. Kemudian, dengan menggunakan kawat atau tali nilon yang kuat, tutup botol dirangkai menjadi lembaran utama tas, sementara plastik kopi yang telah dipotong motifnya dijadikan panel atau lapisan dalam.

 

“Kunci utamanya adalah kesabaran dan kerapian merangkai. Setiap tutup botol adalah satu ‘manik-manik’. Pola dan kombinasi warnanya bisa kita atur sendiri, sehingga setiap tas yang dihasilkan unik,” jelas Ibu Nurhaida di sela-sela pendampingan. Beliau juga menekankan pentingnya sentuhan akhir seperti pemasangan resleting, tali, dan pelapis dalam agar tas tidak hanya cantik tetapi juga fungsional dan kuat.

Antusiasme peserta sangat tinggi. Seperti yang diungkapkan oleh Siti (42), warga RW 4, “Awalnya saya ragu, masa dari sampah bisa jadi tas yang bagus? Ternyata setelah dipraktikkan, hasilnya luar biasa. Tutup botol warna-warni itu kalau dirangkai dengan pola yang tepat malah seperti motif mosaic atau rajutan modern. Ini bisa jadi tas belanja saya sendiri, lebih hemat dan ramah lingkungan.”

Pelatihan ini tidak hanya berorientasi pada ketrampilan, tetapi juga pada pembentukan nilai ekonomi. Lurah Babatan, Ibu Hertika Vitra Hening, yang turut hadir memberikan apresiasi, menyatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan program kelurahan di bidang pengelolaan sampah berbasis komunitas dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Ini adalah langkah nyata ekonomi sirkular. Dari sampah, jadi barang pakai, lalu punya nilai jual. Ke depan, kami dari kelurahan akan mendorong dan memfasilitasi pemasaran hasil karya ibu-ibu, baik melalui pameran kelurahan, media sosial, maupun bekerja sama dengan sentra kerajinan lokal,” janji Lurah Babatan.

Di akhir sesi, berbagai model tas unik telah dihasilkan, mulai dari tas tangan kecil hingga tas belanja yang lebih besar. Para peserta sepakat untuk membentuk kelompok kerajinan yang akan terus berkarya secara rutin.

Dengan jarum, kawat, dan kreativitas, ibu-ibu Babatan telah membuktikan bahwa tangan mereka mampu mengubah masalah sampah plastik menjadi peluang. Mereka tidak hanya menciptakan tas, tetapi juga merajut harapan baru untuk lingkungan yang lebih bersih dan kemandirian ekonomi keluarga. Langkah kecil dari aula kelurahan ini diharapkan dapat menginspirasi gerakan daur ulang yang membumi dan memberdayakan di tengah masyarakat.

ShareTweetSendShareScan

Related Posts

Ekonomi

KUPAT MAMAH

7 May 2026
Ekonomi

KUPAT PANDUK

7 May 2026
Foto

KUPAT MASAL

7 May 2026
Foto

KUPAT LARIS

7 May 2026
artikel

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Bimtek Relawan SAPA Dukung KRPPA dan RBI

29 April 2026
artikel

Dari Dapur ke Dunia Usaha, Sekoper Cetak Perempuan Mandiri dan Berdaya

24 April 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

  • Golden Age Anak Pada Usia 0-6 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lomba Menulis Surat Kepada Walikota Surabaya Dengan Tema “Surabaya Impianku”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Bekerja Sama Dengan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahaya Sunat Perempuan atau FGM ( Female Genital Mutilation )

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Prisma Kartini Surabaya

Pusat Informasi Sahabat Perempuan Kartini Surabaya

News

  • KUPAT MAMAH
  • KUPAT PANDUK

Our Social Media

  • Profile
  • Contact
  • Privacy Policy

© 2024 - Prisma Kartini Surabaya

No Result
View All Result
  • Prisma
  • News
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Sosial
  • Gallery
    • Foto
    • Video
  • About
    • Profile
  • Pengaduan
    • Call Center Prisma
    • Gol KPK
    • Whistleblowing
  • Live Streaming
  • Contact

© 2024 - Prisma Kartini Surabaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Hotline Prisma