PENUTUPAN SEKOLAH ORANG TUA HEBAT TAHUN 2025
SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Tim Penggerak (TP) PKK secara resmi menutup rangkaian Wisuda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) 2025 yang diselenggarakan di gedung Graha UNESA. Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Surabaya, Bpk. Eri Cahyadi, bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya, Ibu Rini Indriyani.
SOTH sebagai Fondasi Kota Sejahtera
Dalam sambutannya, Wali Kota Eri Cahyadi menekankan bahwa peran orang tua adalah kunci utama dalam menentukan masa depan anak sekaligus kemajuan kota. Beliau berharap SOTH dapat menjaga konsistensi orang tua dalam membangun karakter anak yang kuat menghadapi tantangan masa depan.
“Jika kita ingin menjadikan kota ini sejahtera, maka harus dimulai dari keluarga terkecil kita. Saya berharap wisudawan SOTH menjadi kader penyebar kebaikan di lingkungannya masing-masing,” ujar Eri Cahyadi di Graha UNESA.
Capaian Luar Biasa Ribuan Peserta
Penutupan wisuda di UNESA ini merupakan titik puncak dari rangkaian prosesi kelulusan bagi ribuan orang tua di Surabaya. Total tercatat sekitar 10.770 peserta dan 5.670 pengelola SOTH yang dinyatakan lulus dalam periode ini.
Ibu Rini Indriyani, selaku Ketua TP PKK, menjelaskan bahwa SOTH adalah wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat untuk mengatasi isu krusial seperti stunting melalui pola asuh yang benar.
Manfaat Nyata bagi Orang Tua
Selama mengikuti program ini, para peserta mendapatkan materi mendalam mulai dari masa kehamilan hingga teknik pengasuhan di era digital. Salah satu manfaat yang dirasakan orang tua adalah perubahan cara menghadapi karakter anak yang berbeda-beda tanpa harus menggunakan kekerasan.
Dengan berakhirnya wisuda di UNESA ini, Pemkot Surabaya optimis bahwa para lulusan siap menjadi penggerak keluarga hebat untuk mewujudkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak Dunia.
Komitmen Kelurahan Tandes Tekan Angka Stunting
Lulusannya para orang tua dari Kelurahan Tandes ini menandai keberhasilan program edukasi pola asuh di tingkat akar rumput. Selama mengikuti SOTH di tingkat kelurahan, para ibu dan bapak dibekali ilmu mengenai pemenuhan gizi, stimulasi perkembangan anak, hingga pembentukan karakter.
Wali Kota Eri Cahyadi dalam arahannya menyatakan bahwa melalui peran orang tua di SOTH, Surabaya optimistis dapat mewujudkan zero stunting. “Para orang tua dari Tandes kini punya bekal untuk memastikan anak-anak mereka tumbuh sehat dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Ibu Rini Indriyani memberikan apresiasi khusus kepada seluruh wisudawan, termasuk perwakilan dari Kelurahan Tandes. Menurutnya, kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi orang tua untuk mempraktikkan pola asuh positif di lingkungan rumah masing-masing.
Peserta dari Kelurahan Tandes pun mengaku bangga bisa mengikuti prosesi di gedung megah UNESA. Mereka merasa ilmu yang didapat sangat relevan, terutama dalam memahami psikologi anak tanpa harus menggunakan kekerasan.
Harapan untuk Masa Depan Tandes
Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan Tandes berharap para lulusan SOTH ini dapat menjadi motor penggerak bagi warga lainnya. Dengan adanya “Orang Tua Hebat” di setiap RW, Kelurahan Tandes diharapkan menjadi lingkungan yang lebih ramah anak dan mendukung tumbuh kembang generasi emas Surabaya.







